• MA NEGERI 2 TULUNGAGUNG
  • CERDIK BERSEMI BERBUDAYA LINGKUNGAN SEHAT
  • admin@man2tulungagung.sch.id
  • (0355)321817
  • <
  • Pencarian

Gelora Kepahlawanan dan Sejarah Peringatan

 

Pahlawan selalu identik dengan seseorang yang telah berjasa dan melakukan sebuah pengorbanan. Hari Pahlawan yang selama ini kita peringati selalu dikaitkan dengan pahlawan nasional. Sebagai warga negara yang bermoral, terutama remaja, pemuda, ataupun sebagai siswa, kita selalu diajarkan dan dianjurkan untuk memiliki sikap patriotisme yang tinggi untuk menghargai dan meneladani para pahlawan yang telah berkorban begitu besarnya untuk negeri kita tercinta. Siapapun bisa menjadi pahlawan bagi orang lain. Namun, dalam peringatan hari pahlawan ini, mengapa selalu dikaitkan dengan pahlawan nasional dan mengapa diperingati pada tanggal 10 November? Memangnya apa yang terjadi pada hari tersebut? Tujuh puluh enam tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 10 November 1945, di Indonesia telah terjadi peristiwa kelam. Peristiwa besar bagaikan perang paling dahsyat yang pernah terjadi di pasca kemerdekaan negeri ini, pertempuran bangsa Indonesia dengan Inggris. Peristiwa ini diawali dengan gencatan senjata antara pihak Indonesia dan pihak Inggris pada 29 Oktober yang sebenarnya kemudian berangsur-angsur mereda. Namun, bentrokan-bentrokan tetap terjadi hingga puncaknya yang mengakibatkan kematian seorang pimpinan tentara Inggris yaitu Brigadir Jenderal Mallaby pada 30 Oktober 1945. Hal itu membuat amarah pihak Inggris memuncak dan pengganti dari Mallaby yaitu Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh pun, mengeluarkan sebuah ultimatum tepat pada 10 November 1945. Dengan sekilas isinya sebagai berikut : "The above crimes against civilization cannot go unpunished. Unless, therefore, the following orders are obeyed without fail by 06.00 hours on 10th November at the latest, I shall enforce them with all the sea, land and air forces at my disposal, and those Indonesians who have failed my orders will be solely responsible for the bloodshed which must inevitably ensue." Yang artinya: "Kejahatan terhadap peradaban tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kecuali, apabila perintah berikut ini dipatuhi tanpa syarat paling lambat pada pukul 06.00 tanggal 10 November, saya akan mengerahkan seluruh kekuatan pasukan laut, darat dan udara, dan orang-orang Indonesia yang telah gagal memenuhi perintah saya ini akan bertanggung jawab sepenuhnya atas pertumpahan darah yang mau tidak mau harus terjadi." Intinya, pihak Inggris meminta pihak Indonesia untuk menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan dengan ancaman yang cukup kejam. Namun, hal itu tidak ditaati oleh rakyat Indonesia yang ada di Surabaya sehingga ancaman dari pihak Inggris pun, menjadi kenyataan. Kemudian terjadilah pertempuran dahsyat di Surabaya tepat pada tanggal 10 November 1945 dengan kurun waktu kurang lebih tiga minggu lamanya. Peristiwa itu membuat banyak pahlawan nasional dan rakyat Surabaya yang terlibat gugur. Oleh karena itu, atas besarnya pengorbanan yang telah mereka lakukan, maka dijadikanlah 10 November sebagai peringatan Hari Pahlawan Nasional. Sebagai bentuk perwujudan keteladanan sikap patriotisme atau semangat kepahlawanan yang hendaknya kita tingkatkan. Redaktur : Amelya Bintan (X IPS 1) Editor : Luthfiyya Ayu N C (XI MIPA 1)

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Sumpah Pemuda: Sempurnakan Seremoni dengan Implementasi

  Pemuda-pemuda itu tampak berkumpul, dengan perbedaan latar belakang dan semangat yang tak pernah lekang Di dalam suatu pertemuan, mereka merancang dan merumuskan sesuatu dengan

28/10/2021 11:14 WIB - Redaksi (Humas)
Gelar Lomba di Hari Istimewa, Bangkitkan Spirit Peserta Didik MAN 2 Tulungagung

Kab. Tulungagung (MAN 2) – Posisi Tulungagung saat ini masih bertahan di level 3 pandemi Covid-19, peserta didik MAN 2 Tulungagung (MANDUTA) terus lakukan aksi kibarkan kreas

23/10/2021 20:05 WIB - Redaksi (Humas)
Tanah Air di Dada, Santri Siaga Jiwa Raga

    Presiden Joko Widodo secara resmi menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.  Mengapa Hari Santri dilaksanakan tanggal 22 Oktober? Karena hal ini sesuai den

23/10/2021 10:57 WIB - Redaksi (Humas)
17 September Sebagai Peringatan Hari Palang Merah Nasional

Pada setiap tahunnya, 17 September diperingati sebagai Hari Palang Merah Nasional. Kalian pasti sudah tahu kan, apa itu PMI? Palang Merah Indonesia (PMI) adalah sebuah organisasi nasion

17/09/2021 08:29 WIB - Redaksi (Humas)
Kiprah Pejuang Budaya di Tengah Galaknya Corona

  Gigih Mencetak Dalang Hingga Pengendang   Siang itu, pukul 14.00 WIB. Alunan indah tabuhan gamelan terdengar menghanyutkan. Getar suaranya seakan memecah kebisingan. Penyej

30/08/2021 11:56 WIB - Redaksi (Humas)
Artikel : TINGKEBAN-MITONI: Antara Tradisi dan Religi

27/05/2021 15:23 WIB - Administrator